10 Tempat Wisata Di Ambon yang Wajib Dikunjungi

Tempat Wisata Di Ambon yang Wajib Dikunjungi – Apakah anda pernah mendengar istilah “Ambon Manise”? istilah ini merupakan sebuah nama yang biasanya digunakan untuk memuji keindahan kota ambon itu sendiri. Kota ambon ini sudah sering di singgahi oleh banyak para wisatawan dari mancanegara seperti negara kawasan Eropa, arab, China dan negara-negara lain di dunia. Hal ini dikarenakan Kota Ambon memiliki daya tarik dari kekayaan alamnya yang sangat berlimpah, maka tidak heran jika kota ini dijuluki oleh bangsa cina sebagai Oasis di tengah laut pada abad ke7. Hingga saaat ini kota Ambon masih sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan di dunia, karena di kota ini memiliki banyak tempat wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Penasaran tempat wisata apa saja yang ada di kota Ambon? Berikut 10 tempat wisata di ambon yang wajib dikunjungi, simak informasinya berikut ini.

  1. Wisata Nusa Pombo

Wisata Nusa Pombo

Nusa Pombo merupakan sebuah pulau yang tidak berpenghuni, untuk menuju ke pulau ini dapat ditempuh dengan perjalanan dengan menggunakan Speed Boat selama kurang lebih 1 jam dari pelabuhan di Ambon. Jika anda akan berkunjung ke pulau ini, maka sebaiknya anda membawa perbekalan makanan dan minuman yang cukup karena anda tidak akan menjumpai pedagang di pulau ini. Selain itu, anda juga harus membawa perlengkapan untuk berkemah, karena disini anda pun tidak akan menemukan penginapan ataupun hotel untuk menginap. Kegiatan yang menjadi daya tarik di Pulau Nusa Pombo ini yaitu snorkeling, menyelam, berenang, trekking, berkemah, menyelam dan berpetualang mengelilingi pulau. Pemandangan bawah laut di pulau ini sudah tidak perlu diragukan lagi, sehingga banyak orang yang menikmatinya.

  1. Wisata Pantai Liang

Wisata Pantai Liang

Pantai Liang atau lebih dikenal dengan sebutan Pantai Hunimua, pantai ini pernah menyandang predikat sebagai pantai terindah di Indonesia pada tahun 1991 oleh PBB. Memang predikat tersebut sangat pantas, karena pantai ini memiliki hamparan pasir putih yang sangat bersih di sepanjang bibir pantai dan ditambah lagi dengan kejernihan air lautnya membuat pantai ini sangat menarik untuk dikunjungi. Ombak lautnya yang tidak terlalu besar membuat pantai ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai tempat untuk melakukan berbagai kegiatan seperti berenang, menyelam, snorkeling, diving dan berbagai permainan air lainnya. Selain itu, di lokasi pantai juga sangat cocok untuk dijadikan sebagai tempat untuk bersantai dan menghilangkan kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Hal ini dikarenakan, di sekitar pantai terdapat banyak sekali pepohonan yang sangat rindang dengan udara yang sangat sejuk, sehingga anda dapat menikmati keindahan pantai sambil menikmati aneka kuliner. Lokasi pantai ini terletak di Desa Liang, Kecamatan Salahutu yang berjarak sekitar 40 km dari pusat Kota Ambon.

  1. Wisata Pantai Natsepa

Wisata Pantai Natsepa

Pantai Natsepa juga merupakan kawasan wisata pantai yang berada di Kecamatan Salahutu, pantai ini juga tidak kalah indah dan menariknya dengan Pantai Liang. Pantai ini memiliki air laut yang sangat jernih, sehingga anda dapat melihat aneka jenis ikan di sekitar pantai. Anda juga dapat memancing di tepi pantai atau anda dapat menyewa sebuah perahu dengan harga sewa sekitar 20.000 ribu rupiah per jam, sehingga anda dapat menikmati sensasi memancing di laut lepas.

  1. Wisata Pantai Pintu Kota

Wisata Pantai Pintu Kota

Pantai Pintu Kota merupakan salah satu pantai yang paling ramai dikunjungi yang ada di Kota Ambon, sekaligus pantai ini menjadi sebuah ikon obyek wisata di Ambon. Berbeda dengan pantai lain di kota ambon yang memiliki hamparan pasir putih yang indah, namun pantai ini memiliki hamparan batuan karang. Walaupun begitu, keindahan pantai ini juga tidak kalah dengan pantai lainnya. Daya tarik yang ada di Pantai Pintu Kota ini yaitu adanya sebuah tebing yang berukuran sangat besar yang menghadap ke lautan dan terdapat sebuah lubang besar yang mirip dengan sebuah pintu. Akan terlihat sangat indah pada saat percikan dari ombak laut yang menghantam batu tebing karang, pemandangan inilah menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Lokasi wisata ini sering dijadikan sebagai lokasi pemotretan untuk sampul majalah atau sekedar mengabadikan momen indah berada di pantai ini.

  1. Wisata Pantai Santai

Wisata Pantai Santai

Pasti anda akan sedikit heran dengan nama pantai ini, namun sesuai dengan namanya pantai ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai tempat untuk bersantai dan menghilangkan segala beban pikiran serta rasa jenuh dengan rutinitas sehari-hari. Di pantai ini anda dapat menikmati keindahan pantai yang dapat membuat anda merasa damai dan tenang, untuk menambah kenikmatan suasana santai anda dapat memesan cemilan hangat seperti pisang goreng dan minuman hangat seperti kopi dan teh. Selain itu, kegiatan favorit bagi para pengunjung pantai Santai ini yaitu snorkeling dan menyelam. Jika anda tidak memiliki pelengkapannya, maka anda dapat menyewanya di tempat yang telah disediakan. Panti Santai terletak di Desa Latulahat yang berjarak sekitar 16 km dari pusat Kota Ambon, di kawasan pantai juga terdapat penginapan untuk para pengunjung yang ingin istirahat dan bermalam.

  1. Wisata Pemandian Air Panas Negeri Tulehu

Wisata Pemandian Air Panas Negri Tulehu

Jika anda mencari tempat pemandian Air Panas di Ambon, maka anda dapat berkunjung ke lokasi wisata Pemandian Air Panas yang berada di daerah perbukitan yang jaraknya sekitar 30 km dari kota Ambon. Dilokasi pemandian terdapat dua jenis kolam yang memiliki suhu air berbeda, sedangkan fasilitasnya dilengkapi dengan Gazebo, ruang untuk ganti dan bagi anda yang suka karoke, dilokasi pemandian juga terdapat sebuah karoke yang dapat dinikmati oleh para pengunjung dengan tarif sekitar 2.500 rupiah untuk setiap lagu. Selain itu, air yang ada di lokasi pemandian ini dipercaya memiliki khasiat yang sangat besar untuk kesehatan seperti dapat menyembuhkan penyakit kulit, rematik menghilangkan pegal-pegal, capek dan penyakit lainnya karena suhu air disini sekitar 57 sampai 70 derajat celcius. Setelah berendam di pemandian ini, pasti anda akan merasa lebih fresh dan bugar. untuk dapat masuk ke lokasi Pemandian Air Panas Negeri Tulehu ini, pengunjung hanya dikenakan tarif tiket masuk sebesar 5,000 rupiah.

  1. Wisata Sejarah Benteng Ferangi

Wisata Sejarah Benteng Ferangi

Benteng Ferangi merupakan sebuah benteng yang dibangun pada tahun 1575 oleh bangsa Portugis, benteng ini juga dikenal dengan sebutan Benteng Victoria atau Benteng Kota Laha. Dulunya bangunan Benteng ini dijadikan sebagai Pusat pemerintahan dan juga sebagai tempat untuk menyimpan hasil rempah-rempah yang ada di indonesia bagian timur. Namun sekarang, benteng ini dijadikan sebagai lokasi wisata sejarah yang selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan yang ingin mengenal dan melihat peninggalan bersejarah ini. Pada saat anda memasuki kawasan Benteng Ferangi, anda dapat melihat beberapa meriam yang berukuran sangat besar. Sedangkan pada bagian dalam ruangan, anda dapat melihat silsilah dan peta perkembangan kota Ambon dari masa ke masa serta berbagai koleksi barang-barang bersejarah lainnya. Lokasi wisata sejarah ini berjarak sekitar 300 meter dari pusat Kota Ambon, untuk masuk ke lokasi Benteng Ferangi par pengunjung tidak akan dikenakan biaya alias gratis.

  1. Wisata Sejarah Benteng Amsterdam

Wisata Sejarah Benteng Amsterdam

Benteng Amsterdam merupakan sebuah bangunan peninggalan pada masa penjajahan di kota Ambon, bangunan bersejarah ini dibangun sekitar pada tahun 1512. Bangunan ini sama halnya seperti sebuah rumah yang memiliki 3 lantai. Lantai pertama dijadikan sebagai tempat untuk istirahat para prajurit, lantai kedua dijadikan sebagai tempat untuk mengadakan pertemuan sedangkan lantai ketiga yaitu dijadikan sebagai tempat pemantauan. Selain lantai ketiga, dibagian luar terdapat sebuah menara yang dijadikan sebagai tempat untuk memantau kondisi sekitar benteng. Benteng Amsterdam adalah sebuah bangunan kedua yang dibangun setelah bangunan Kastee Van Verre. Dulunya sebelum menjadi benteng pertahanan, benteng ini digunakan sebagai tempat untuk menyimpan rempah-rempah hasil dari rampasan. Lokasinya terletak di kecamatan Hila, Ambon. Untuk masuk ke tempat bersejarah ini, pengunjung tidak akan dipungut biaya.

  1. Museum Siwalima

Museum Siwalima

Museum Siwalima merupakan sebuah museum yang sama halnya dengan museum-museum pada umumnya yang ada di indonesia, museum ini memiliki berbagai koleksi benda-benda yang bernilai seni dan budaya. Di museum Siwalima ini terdiri dari dua buah bangunan utama, bangunan pertama merupakan sebuah museum Etnografi dan bangunan kedua merupakan sebuah museum Kelautan. Pada bangunan yang dijadikan sebagai Museum Etnografi terdapat berbagai jenis barang-barang yang berkaitan dengan seni dan budaya yang berasal dari suku asli Maluku seperti pakaian adat, perabotan rumah tangga, barang-barang kerajinan, miniatur rumah adat dan lain-lain. Sedangkan pada Museum Kelautan terdapat berbagai barang-barang yang berkaitan dengan kelautan pada masa itu, museum ini juga memiliki 3 buah kerangka ikan raksasa yang masing-masing kerangka memiliki ukuran sekitar 9,17 dan 19 meter. Lokasi Museum Siwalima berjarak sekitar 5 km dari pusat kota Ambon dan dibuka setiap hari, untuk masuk ke museum ini para pengunjung harus membayar tiket masuk sebesar 3.000 rupiah saja.

  1. Masjid Wapauwe

Masjid Wapauwe

Masjid Wapauwe merupakan sebuah bangunan masjid yang sangat unik, jika anda perhatikan di seluruh bagian masjid tidak ada satu paku pun yang menempel pada material bangunannya. Uniknya lagi, Masjid Wapauwe ini dibangun dari pelepah sagu. Di dalam masjid terdapat sebuah Al quran yang di tulis oleh tangan sendiri dan sebuah timbangan kuno yang biasa digunakan untuk menimbang beras untuk zakat fitrah. Pada awalnya ukuran dari masjid ini hanya 10 x 10 meter dan tidak terdapat serambi, namun saat ini masjid ini memiliki serambi dan juga tempat untuk berwudhu. Selain masjid ini memiliki keunikan pada bangunan dan aneka koleksi didalamnya, ternyata banyk orang yang meyakini jika masjid ini dapat berpindah tempat dengan sendirinya. Masjid Wapauwe awal dibangun pada tahun 1414 yang berlokasi di Wawane, lalu masjid ini dipindahkan oleh warga sekitar ke Tehala yang jaraknya sekitar 6 km dari lokasi semula. Anehnya masjid ini kemudian berpindah tempat dengan sendirinya ke Desa Atetu atau dikenal dengan Kaitetu yang menjadi lokasi saat ini, pindahnya masjid ini diketahui oleh warga pada saat menjelang subuh.

Nah, itulah 10 tempat wisata di ambon yang wajib dikunjungi. Semoga apa yang telah saya sampaikan diatas dapat memberikan banyak manfat bagi anda semua, selamat berlibur dan sampai jumpa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *