1001 Hal Tentang Pulau Bidadari

Pulau Bidadari adalah salah satu pulau yang masuk ke dalam wilayah gugusan Pulau Seribu. Ia merupakan pulau yang dikelilingi oleh berbagai pepohonan besar. Pada dahulunya pulau ini bernama Pulau Purmerend atau Pulau Sakit. Lantas diganti menjadi Pulau Bidadari  dengan mengilhami pulau-pulau lain yang ada di Kepulauan Seribu semisal Pulau Putri, Pulau Nirwana, dan sebagainya.

Map Pulau Bidadari dan Keterangannya

Map Pulau Bidadari

Secara geografis pulau ini berada diantara gugusan Pulau Onrust, Pulau Ayer, Pulau Khayangan,  dan Pulau Kelor, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu. Pulau Bidadari sendiri memiliki luas sekitar 600 Ha. Pulau ini pun oleh pemerintah serta masayarakat sekitar dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata utama di Kepulauan Seribu karena tempatnya yang memang memiliki keindahan dan bersejarah.

Peninggalan Sejarah Benteng Martello di Pulau Bidadari

Benteng Martello – Pulau Bidadari

Mengingat pada zaman dahulunya, sekitar abad ke -17, Belanda yang dulu masih menjajah negeri ini pernah membangun rumah sakit kusta dan lepra di pulau ini, makanya pulau ini dulunya bernama Pulau Sakit. Saat itu pula, Belanda juga membangun benteng yang berfungsi sebagai pengawas dan pertahanan dari serangan musuh. Kemudian sampai dengan tahun 1970 pulau ini pun belum didiami oleh orang, bahkan pulau ini tidak pernah dikunjungi sama sekali. Barulah pada awal tahun 1970-an, PT Seabreez mulai mengelola Pulau Bidadari untuk dijadikan sebagai resor wisata.

Karenanya, berbagai peninggalan bersejarah dari zaman penjajahan Belanda itu pun menjadi magnet tersendiri bagi para wisatawan untuk mengunjungi pulau ini. Apalagi Pulau Bidadari sendiri memiliki pantai berpasir putih dengan air laut yang jernih. Pun beberapa tanaman langka seperti pohon kepuh, pohon perdamaian (baringtonia exelsa), pohon sentigi (pempis acidula), pohon glodokan, pohon kayu hitam (diospyros maritama), beberapa tanaman buah serta juga hutan mangrove terpelihara dan tumbuh dengan baik di pulau ini.

Pantai Putih Pulau Bidadari

Pantai Pulau Bidadari

Dengan menikmati perjalanan sejarah, melihat bangunan-bangunan bersejarah, menelusuri tepian pantai sambil membenamkan telapak kaki ke dalam pasir putih serta merasakan angin menerpa rambut atau sekadar bersantai sambil minum es kelapa muda dan menunggu sunset muncul di balik cakrawala itu merupakan pengalaman yang elok dan amat jarang anda rasakan. Demikian juga apabila anda ingin bermain air sembari menguji adrenalin, maka anda pun bisa mencoba bermain banana boat, kano, dan jetski. Atau bila anda ingin beraktivitas menyenangkan lainnya, anda bisa menikmati keindahan pulau ini seraya memancing atau berenang di pantai.

Lebih lanjut, pulau ini bisa dicapai dari dermaga Marina Taman Impian Jaya Ancol dengan menggunakan kapal cepat. Perjalanan menuju ke sana hanya sekitar setengah jam. Karena lokasinya juga tak begitu jauh, hanya 15 kilometer dari Jakarta. Karena itu, beberapa pengunjung pun ada yang menggunakan jetski ke pulau ini. Namun, bila ingin menggunakan kapal maka anda bisa berangkat dari dermaga Marina Ancol. Jadwal keberangkatan kapalnya setiap jam 11.00 pagi biasanya, dan paling banyak penumpangnya pada hari Sabtu sedangkan pada hari biasa jadwal keberangkatan kapal hanya dua kali. Ya itulah sekilas mengenai Pulau Bidadari.

Demikian ulasan mengenai 1001 Hal Tentang Pulau Bidadari yang dapat sobat baca dan simak di Wisata Kita! Semoga dengan adanya informasi bermanfaat. Selalu kunjungi blog Wisata Kita untuk mendapakan Menyediakan kumpulan informasi tentang objek tempat wisata secara lengkap.